Cara Merintis Bimbel Agar Berkembang

Cara Merintis Bimbel Agar Berkembang

 

Bimbingan belajar (bimbel) adalah suatu badan usaha yang bergerak dalam bidang jasa. Dikarenakan, suatu bimbingan belajar melayani dan memberikan pelayanan kepada setiap pelanggannya. Oleh sebab itu, Bimbel akan berkembang dan maju tergantung pelayanan yang diberikan Bimbel tersebut.

Dalam mendirikan Bimbel, pertama jangan mengharapkan kita akan mendapatkan Break Even Point (BEP) dengan cepat, apalagi mengharapkan profit (keuntungan) dalam waktu yang cepat. Karena Bimbel itu perlu proses dalam waktu yang lama untuk memperoleh BEP dan profitnya. Bimbel memang seperti badan usaha yang lain, yaitu sama-sama menjual. Bimbel menjual jasa, jika pelanggan itu terpuaskan maka Bimbel itu akan maju dan berkembang. Tetapi itu tidak semudah yang kita bayangkan, karena akan terjadi berbagai konflik dan masalah yang akan terjadi diawal-awal pertama kali Bimbel berdiri.

Suatu Bimbel dikatakan sukses bukan dilihat dari banyaknya pelanggan (murid) yang daftar saat pertama kali. Tetapi dilihat dari bertambahnya murid setiap semesternya. Baik ratusan murid, puluhan murid, atau 1 orang murid pun itu bisa dikatakan Bimbel tersebut mengalami kemajuan.

Jangan takut diawal pembukaan murid yang tertarik hanya 1-5 murid. Kalau menurut saya itu lebih baik daripada kita mendapatkan murid puluhan murid, tetapi kita tidak bisa menanganinya. Dengan 1-5 murid kita bisa memberikan seluruh kemampuan yang terbaik. Dengan terpuaskannya murid tersebut, maka ia akan berbicara kepada teman maupun kerabatnya untuk mendaftar ke Bimbel kita.

Bimbel juga dikatakan berkembang dan maju, jika Bimbel tersebut mampu bertahan 3 sampai 5 tahun. Tahun 1 dan 2 merupakan tahun yang sangat sulit. Akan banyak terjadi berbagai macam konflik dan masalah yang terjadi. Di tahun pertama-tama juga kita bisa mengambil pelajaran, yaitu bagaimana menghadapi masalah yang terjadi. Mulai dari masalah karyawan atau guru yang jenuh dan bosan karena murid yang sedikit sampai dengan ketakutan pemilik yang keuntungannya tidak kunjung datang. Jika kita mampu bertahan akan masalah dan konflik tersebut, Bimbel itu akan maju dan berkembang.

Jangan takut terhadap saingan kita yang sudah lama berdiri. Ambil pikiran positif, setiap murid yang keluar dari Bimbel tersebut pasti dia merasa tidak terpuaskan atau pun ada kekurangan yang ada di Bimbel tersebut. Kekurangan itu yang merupakan senjata ampuh bagi kita, karena kita bisa memberikan kekurangan tersebut. Kita harus meyakinkan Bimbel kita dapat memberikan apa yang dia inginkan.

 

Sistem Pembelajaran Bimbingan Belajar

Banyak Bimbel yang ada di sekitar kita. Dari yang menawarkan semua mata pelajaran sampai Bimbel yang hanya menawarkan mata pelajaran eksakta.

Berikut ini macam-macam bimbel beserta kelebihan dan kekurangannya :

  1. Bimbel yang banyak bermunculan adalah Bimbel 1 guru mengajar 10-15 murid. Bimbel tersebut cocok untuk sekolah negeri, tetapi tidak cocok untuk sekolah Internasional dan Nasional plus.

Kelebihannya :

  • Guru tidak cepat lelah karena mengajarnya hanya satu kelas saja (missal : hanya kelas 5 tidak ada kelas 6)
  • Guru hanya fokus 1 materi saja yang akan diajarkannya.
  • Keuntungan yang besar bagi bimbelnya, karena 1 guru per jam, sedang dia mengajar banyak murid.

Kekurangannya :

  • Murid yang tidak mengerti akan tertinggal dengan murid yang mengerti. Karena murid banyak sehingga gurunya tidak memperhatikan murid tersebut.
  • Pengaturan waktu danpembayaran gaji tidak sefleksibel Bimbel semi privat dan privat.
  • Materi yang diberikan tidak sesuai dengan besok yang dipelajari sekolah murid.
  • Pemilihan waktu yang beragam pada setiap murid, dikarenakan setiap murid mempunyai waktu luang yang berbeda karena banyaknya murid melakukan les yang lainnya.

 

  1. Bimbel Semi Privat. Bimbel dengan 1 guru mengajar 3 – 4 murid. Bimbel dengan sistem ini sangat disukai para murid dan orang tua murid yang sekolahnya di Internasional maupun Nasional plus. Bimbel dengan sistem ini sangat cocok untuk Bimbel yang pertama kali berdiri.

Kelebihannya :

  • Waktu yang fleksibel karena murid bebas memilih waktu dan hari yang diinginkannya.
  • Materi dan pelajaran terserah yang diingikan oleh murid (biasanya murid menginginkan pelajaran yang akan dipelajari esok hari dia sekolah). Jadi guru harus siap/menguasai semua materi dibidangnya
  • Pengaturan tempat yang sederhana.
  • Penggajian guru yang mudah dihitung
  • Guru dapat dekat dengan muridnya.

 

Kekurangannya :

  • Guru harus menguasai benar bidang yang akan diajarkannya, karena dia akan mengajar murid yang berbeda kelas.
  • Bila guru keluar, murid yang diajarnya akan keluar mencari guru tersebut karena dia merasa cocok dengan guru tersebut.

 

 

3. Bimbel Privat

Hampir sama seperti Bimbel semi privat. Bahkan bisa digabungkan jika pemilik tersebut ingin mengadakannya. Perbedaannya terletak pada responbility yang diberikan kepada guru yang menangani murid tersebut.

Sistem SDM Bimbel

Untuk mencari staf dan guru yang berkualitas sangatlah sulit. Biasanya Bimbel-Bimbel yang terkenal sudah mengambil guru yang terbaik dibidangnya. Sekalipun demikian masalah ini bisa dipecahkan jika kita menghadapinya dengan bijaksana. Kita dapat merekrut guru yang baru lulus kuliah walaupun guru tersebut tidak berpengalaman. Kita perlu mengajarkannya dari awal dan mencari guru sangat cocok untuk Bimbel yang baru karena guru dan Bimbel itu akan berkembang bersama-sama. Disamping itu, guru yang baru dapat menekan pengeluaran karena gajinya yang dibawah standar.

Staf dan guru yang dibutuhkan pertama kali :

  1. Resepsionis/ADM
  2. GuruSD 1 – 2 orang
  3. Guru SMP 1 – 2 orang
  4. Guru SMA 1 – 2 orang

Semua staf dan guru tergantung banyaknya murid yang mendaftar. Usahakan mendapat 1 guru berpengalaman untuk mentraining guru baru.

Guru dan karyawan bimbel harus  ditanamkan serve(melayani), satisfy(pemuasan), dan love(mencintai), tetapi yang paling utama adalah “cinta”, yaitu dengan menganggap siswa seperti anak, adik, dan saudara kita sendiri.

Cara mempraktekan “cinta” adalah :

–          Menanyakan keluhan dan harapan siswa

–          Bertemu sesering mungkin kepada siswa

–          Berempatilah secara nyata ketika siswa mengalami kesedihan dan wujudkan lah suka cita guru dan karyawan ketika mereka menggapai kesukesan dan kebahagiaan.

Peganglah pedoman, sebelum kita memuaskan pelanggan kita harus terlebih dahulu memuaskan karyawan dan guru. Sistem yang akan digunakan oleh bimbel harus transparan dan jelas. Kemudian bimbel juga akan mencoba memberikan jaminan kepada mereka, yaitu jaminan kesehatan, pension dan sebagainya. Kalau masih dimulai lebih baik berikan kerjasama yang baik bagi guru dan karyawan.

Berikut pola jam masuk, tugas, dan sistem recruitment guru.

Jam masuk karyawan (OB dan custumer service) : 11.00 – 21.00

Jam masuk guru : 13.00 – 21.00

Tugas OB :

–          Membersihkan  semua ruangan di tempat tersebut, termasuk WC, ruang guru, dan ruangan lainnya sebelum dan sesudah semuanya pulang

–          Menyediakan minuman bagi para guru

–          Siap sedia untuk hal-hal mendadak, seperti fotokopi, kekurangan barang inventaris, dan lain-lain

Tugas Costumer service :

–          Menerima pendaftaran siswa dan melayaninya dengan senyuman

–          Membuat pembukuan arus kas(pengeluaran maupun pemasukan)

–          Melaporkan arus kas kepada manajer operation

–          Membuat surat pemberitahuan, dan koresondensi lainnya

–          Menelepon dan mengingatkan siswa sesuai dengan jadwal mereka

–          Menerima telepon, pertanyaan, dan keluhan dari costumer

Recruitment guru

Sistem recruitment guru terbagi 3 tahap :

  1. Tahap 1 : mengerjakan soal

Calon guru di berikan soal yang sesuai dengan bidangnya yang sudah kita siapkan. Berikan waktu yang cukup untuk menyelesaikan soal tersebut.

  1. Tahap 2 : presentasikan jawaban soal / micro teaching

Jika soal sudah kita koreksi dan nilainya sesuai dengan yang kita harapkan, maka calon guru itu kita panggil lagi untuk menerangkan kepada Guru lama. Biar pun guru tersebut mempunyai pengalaman. Calon guru mungkin dia pintar dalam mengerjakan soal, tetapi belum tentu dia menguasai bagaimana menerangkannya kepada murid.

  1. Tahap 3 : Interview

Setelah lulus tahap 1 dan 2, lakukan interview kepada calon guru. Mulai dari pengalamannya dia, hingga gaji yang diinginkannya.

Pencarian Guru dapat melalui Iklan di media massa, poster, dan kenalan teman kita.

Tugas dan peran guru adalah :

–          Membuat soal dan membuat jawabannya sebelum ada murid dan jika tidak ada murid

–          Mengajar dengan “cinta”

–          Membuat silabus

–          Membagi pemikirannya bagaimana cara membesarkan bimbel

Pembayaran guru

Ada 2 cara system gaji, yaitu dengan penggajian dan pembagian saham. Tetapi untuk pertama kali buka lebih baik menggunakan system penggajian biasa, karena bila kita merekrut guru yang tidak kenal dengan kita dia, akan mikir 2 kali bila kita menggunakan system bagi saham.

 

Litbang soal

Litbang soal juga merupakan komponen penting yang dibutuhkan dalam bimbingan belajar. Beruntung bimbel senyum sudah memiliki soal yang berbobot, tinggal ditambahkan dan membuat variasi soal yang sudah ada.

Sumber litbang dapat bersumber dari :

–          Buku pelajaran

–          Soal yang di dapat dari murid, jadi bila ada murid yang membawa soal kita mengcopynya

–          Internet

–          Dan sumber lainnya

Untuk sementara kita menggunakan guru sebagai komponen dari litbang soal. Dan kita membutuhkan jasa pengetikan untuk mengetik soal.

 

Cara Pengelolaan Keungan Bimbel Secara Sederhana

  1. Pemasukan :

Pemasukan diperoleh dari pembayaran murid. Sebelum menentukan biaya pembayaran, lebih baik kita survey berapa biaya di Bimbel-bimbel lain. Usahakan biaya Bimbel tersebut lebih rendah dari Bimbel yang lain karena Bimbel kita baru. Tetapi jangan terlalu rendah pikirkan juga pengeluaran yang kita keluarkan.

  1. Pengeluaran tiap bulan :

Berikut merupakan pengeluaran tiap bulan :

  1. Telepon
  2. Listrik
  3. Air
  4. Gedung ( kalau menyewa)
  5. Pembelian ATK
  6. Gaji guru dankaryawan
  7. Biaya tak terduga

Perhitungan Gaji Staf Karyawan dan Guru

Cara perhitungan gaji terdiri dari banyak cara, berikut caranya :

  1. Jika kita mengenal baik guru dan staf, kita dapat menghitung dengan sistem bagi hasil. Mengapa saya tulis kata mengenal? Karena dalam sistem bagi hasil ini gaji yang diterima dibawah standar. Karena harus sesuai banyaknya murid yang mendaftar. Biasanya pada awal pembukaan, murid biasanya tidak lebih dari 10 murid. Jadi gaji yang diterima sedikit.

Contoh kasus :

Di sebuah bimbel terdapat 10 murid yang mendaftar. 4 murid SD, murid SMP, dan 3 murid SMA. Biaya bulanan untuk SD Rp 250.000,00, SMP Rp 350.000,00, dan SMA Rp 450.000,00. Berapa Gaji karyawan dan guru yang cocok ?

Cara I :

Pemasukan :

SD             4 × Rp 250.000,00 = Rp 1.000.000,00

SMP           3 × Rp 350.000,00 = Rp 1.050.000,00

SMA          3 × Rp 450.000,00 = Rp 1.350.000,00

Pembagiannya :

Pemilik = 20 % = Rp 680.000,00

Pembayaran Telp, air, listrik, dan ATK = 30 % = Rp 1.020.000,00

Pembayaran Gaji guru dan karyawan = 50 % = Rp 1.700.000,00

Guru SD, SMP, SMA, dan karyawan masing-masing = 25% = Rp 425.000,00

Cara II :

Pemasukan SD = 4 × Rp 250.000,00 = Rp 1.000.000,00

Pembagiannya :

Pemilik = 20 % = Rp 200.000,00

Guru = 35% = Rp 350.000,00

Pembayaran telp, air, dan lain-lain = 30 % = Rp 300.000,00

Staf karyawan = 15 % = Rp 150.000,00

Pemasukan SMP = 3 × Rp 350.000,00 = Rp 1.050.000,00

Pembagiannya :

Pemilik = 20 % = Rp 210.000,00

Guru = 35 % = Rp 367.500,00

Pembayaran listrik, air, dan lain-lain = 30 % = Rp 315.000,00

Staf karyawan = 15 % = Rp 157.500,00

Pemasukan SMA = 3 × Rp 450.000,00 = Rp 1.350.000,00

Pembagiannya :

Pemilik = 20% = Rp 270.000,00

Guru = 35 % = Rp 472.500,00

Pembayaran telepon, listrik, dan lain-lain = 30 % = Rp 405.000,00

Staf karyawan = 15 % = Rp 202.500,00

Jadi,

–          Pemilik = Rp 680.000,00

–          Guru SD = Rp 350.000,00

–          Guru SMP = Rp 367.500,00

–          Guru SMA = Rp 472.500,00

–          Staf karyawan = Rp 410.000,00

–          Pembayaran listrik, air, dan lain-lain = Rp 1.020.000,00

Staf karyawan yang saya maksud : resepsionis, merangkap ADM, pengambilan bank soal, dan bertanggung jawab atas kebersihan tempat bimbel.

2. Jika kita memiliki dana yang besar, itu lebih mudah memperhitungkannya tergantung berapa dana yang tersedia. Dan itu tergantung pemiliknya.                                Berapa gaji guru dan karyawannya?

Untuk mendapatkan BEP dan profit membutuhkan waktu yang lama.

 Stategi Promo dan Marketing Bimbel

Pubikasi juga merupakan hal yang terpenting dalam pertama kali kita mendirikan Bimbel.

Berikut cara Publikasi :

  1. Media Brosur

–          Berikan brosur disaat para murid pulang sekolah dan bagian promosi sudah siap membagikannya di gerbang sekolah.

–          Presentasi ke sekolah. Mempresentasikan dan membagikan brosur

  1. Media Poster
  2. Spanduk
  3. Iklan
  4. Mengadakan Lomba

Misalnya mengadakan lomba matematika tingkat SD se-Pekanbaru. Dari sekolah negeri maupun swasta. Cara ini sangat mengena karena siswa yang terdaftar akan mengenal nama bimbel kita.

  1. Mengumpulkan data-data siswa dan meneleponnya untuk mencoba bimbel kita.

Proses marketing adalah proses membangun kepercayaan. Oleh karena itu, proses marketing adalah “the battle of mind”. Untuk menenangkan pikiran banyak orang kita harus sanggup memberikan bukti. Bimbel senyum akan menyatukan semua pola marketing yang telah dipergunakan oleh semua bimbel.

Tetapi metode iklan yang paling akan mengena adalah melalui M to M (mulut ke mulut). Jika kita telah berhasil membangun kepercayaan konsumen, maka kemudian konsumenlah yang menjadi alat promosi bimbel senyum, mereka akan bercerita kepada semua orang bahwa pelayanan produk dan jasa yang diberikan bimbel senyum sangat baik.

Iklan tetap akan digunakan oleh bimbel senyum untuk promosi, sebab media inilah yang kita butuhkan untuk mempertahankan pasar dan informasi produk.

Proses pemasaran yang sendiri yang akan dijalankan oleh bimbel senyum akan melibatkan proses try and error. Untuk mengetahui media manakah yang lebih efektif, kita harus melewatinya dengan proses trial and error.Jadi awalnya kita harus mencoba semuanya. Yang paling penting, apa pun medianya target pasar kita harus spseifik dan jelas.

Ada beberapa tingkatan proses sebagai indicator keberhasilan proses pemasara bimbel senyum, yaitu :

–          Custumer satisfaction

–          Experiental process

–          Emotional brand

Kebutuhan Sarana dan Prasarana Bimbel Minimal

Sarana dan peralatan yang dibutuhkan :

  1. Kursi : kursi bisa kursi biasa maupun kursi sepertikursi kuliahan
  2. Meja : Jika kita menggunakan kursi biasa, meja bisa kita gunakan. Usahakan meja yang panjang.
  3. Buku pelajaran : Untuk menekan biaya pengeluaran, usahakan membeli buku yang bekas.
  4. Komputer,printer, dan scanner : Komputer minimal 5 komputer. Komputer untuk SD,Komputer untuk SMP, Komputer untuk SMA,Komputer ADM,Komputer untuk server, untuk mengawasi kinerja para guru dalam membuat soal
  5. Bank soal : Untuk dalam waktu singkat lebih baik membeli bank soal. Jika waktu kita masih lama lebih baik kita mengetiknya dari buku.
  6. Ruangan : minimal terdapat 6 ruangan, yang terdiri dari ruang tunggu dan resepsonis, ruang SD, ruang SMP, ruang SMA, ruang guru dan rapat, dan ruang Perpustakaan dan bank soal
  7. Mesin fotocopy
  8. Mesin Scan Lembar Jawaban Komputer (LJK)
  9. Telepon
  10. Meja Resepsionis
  11. White board, spidol, penghapus,kertas, isi spidol, ordner dan alat tulis kantor lainnya.
  12. AC

Promo ! Bulan OKTOBER Gratiss Modul UN SD SMP SMA Serta SOP Bimbel Buruaaaaannn

Promo ! Bulan OKTOBER Gratiss Modul UN SD SMP SMA Serta SOP Bimbel Buruaaaaannn

Beli Paket SD 500 Rb Gratis Modul UN SD

Beli Modul SD dan SMP 1.1 Jt Gratis Modul UN SD SMP dan Bank Soal SD, Bank Soal SMP.

Beli Modul SD SMP dan SMA IPA 1.8 Jt Gratis Modul UN SD SMP SMA, Bank Soal SD SMP SMA IPA, Serta SOP Bimbel

Beli Modul SD SMP SMA IPA dan SMA IPS 2.5 Jt Gratis Modul UN SD SMP SMA, Bank Soal SD SMP SMA IPA, Serta SOP Bimbel juga Modul SBMPTN IPA dan IPS

 

Hub segera marketing kami di 08562098283

Alasan Kenapa Banyak Memilih Bisnis Franchise Bimbel

Alasan Kenapa Banyak Memilih Bisnis Franchise Bimbel

Tentu setiap orang memiliki alasan sendiri kenapa memilih bisnis franchise bimbel. Akan tetapi, setidaknya ada tiga alasan kenapa mereka memilih bisnis ini daripada membuat dan membangun brand program bimbingan belajar sendiri.

Alasan tersebut terlihat seperti kelemahan. Mereka merasa lemah dalam beberapa hal sehingga memutuskan untuk membeli lisensi waralaba bimbel dengan harga yang fantastis.

Sebenarnya, jika sudah mengetahui kelemahan yang menjadi alasan kenapa memilih membeli franchise bimbel, Anda bisa secara perlahan mengatasi kelemahan tersebut.

Berikut beberapa alasan yang sering membuat orang akhirnya memilih bisnis Franchise atau waralaba bimbel.

1. Lebih Mudah

Betul sekali karena dengan hanya membeli lisensi saja, Anda bisa langsung membuka program bimbingan belajar. Karena tidak hanya lisensi saja yang akan Anda dapatkan, Anda akan langsung mendapatkan surat ijin mengadakan program bimbingan belajar dari instansi terkait, buku panduan pembelajaran yang lengkap, dan juga fasilitas-fasilitas lain standar dari franchisor.

2. Susah Melakukan Marketing

Dengan menbuka bisnis Franchise bimbel, Anda tidak perlu marketing karena pada dasarnya Franchisor berani membuka peluang franchise karena brand mereka sudah dikenal masyarakat.

Oleh sebab itu, Anda sebagai pembeli lisensi franchise bimbingan belajar tidak perlu lagi melakukan marketing. Semua orang sudah tahu dan Anda tinggal menjalankan bisnis.

3. Cepat Mendapatkan Kepercayaan

Kenapa kebanyakan pebisnis pemula, terutama di bidang bimbingan belajar cepat gulung tikar? Karena mereka tidak mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Pada dasarnya bisnis itu sebuah kepercayaan. Jika orang percaya, maka semakin banyak orang yang berbisnis dengan Anda.

Begitu juga dengan bimbel. Orang tua murid harus percaya sehingga mereka mau mendaftarkan anak-anak mereka ke bimbel yang Anda miliki. Dan kepercayaan ini yang biasanya tidak dimiliki oleh pemilik bimbel sehingga kebanyakan mereka memilih membuka franchise bimbel saja.

 

Dari alasan-alasan tersebut, sebenarnya sudah jelas jalan keluarnya. Anda tidak perlu membeli lisensi Franchise bimbingan belajar karena hanya ada satu kunci agar bimbel Anda sukes dengan brand Anda sendiri, yaitu mendapatkan kerpercyaan masyarakat.

Bagaimana caranya? Belilah modul bimbingan belajar dalam ms word yang paling efektif dan inovatif.

Artikel terkait :

Mengelola Bimbel Rumahan Menjadi Profesional

Analisa Usaha Bimbingan Belalajar

Tips Membuat Kelas yang Nyaman untuk Bimbel

Tips Membuat Kelas yang Nyaman untuk Bimbel

Setelah Anda menentukan lokasi, mendapatkan guru dan modul yang akan Anda gunakan untuk mengajar, sekarang sudah waktunya untuk mendesain kelas Anda. Ruang kelas amat penting bagi kelangsungan KBM di sebuah bimbel. Di sanalah, para siswa Anda akan belajar setelah mereka lelah dengan pelajaran yang ada di sekolah. Jadi, usahakan ruang kelas Anda ramah dan nyaman. Untuk mencapai kondisi tersebut, ada beberapa hal yang bisa diupayakan:

Tambahkan Fasilitas Pelengkap

Sebuah kelas yang baik, harus memiliki standar ruang kelas. Meskipun standar ini tiap orang berbeda-beda, namun akan lebih baik jika bimbel yang Anda miliki sudah memiliki kursi, meja, papan tulis lengkap dengan board marker dan penghapus. Yakinkan penerangan dalam ruang kelas cukup sehingga siswa bisa dengan jelas membaca dan melihat penjelasan yang ada di white board.

Jika lokasi bimbel Anda di daerah perkotaan yang bercuaca panas, sangat penting untuk mempertimbangkan penambahan pendingin di ruangan Anda. Anda bisa menggunakan AC, namun jika dana yang Anda miliki tidak mencukupi, kipas angin sudah cukup membuat kelas Anda bertambah nyaman. Yakinkan kelas berpenampilan cantik dengan mengecat tembok secara teratur, dan selalu rapi. Usahakan kelas selalu bersih dan bebas dari sampah.

Guru Yang Profesional

Fasilitas di atas akan membuat kelas Anda nyaman, tapi agar nyaman dan ramah, sebuah ruang kelas memerlukan guru yang profesional pula. Guru adalah faktor penentu apakah kelas yang sudah Anda lengkapi dengan fasilitas pendukung akan menjadi kelas yang menyenangkan atau tidak.

Jadi, dapatkan guru yang mampu mengajar dan mendidik. Siswa yang datang ke bimbel Anda memiliki tujuan belajar dan mereka sebenarnya sudah lelah setelah belajar di sekolah. Jadi, guru harus pandai-pandai membawa suasana para siswanya. Buat mereka betah dengan metode mengajar yang kreatif. Ini akan membuat suasan kelas tetap hidup dan siswa bisa menangkap pelajaran dengan santai meskipun sebenarnya mereka lelah dan penat.

Artikel Baca : Mengelola Bimbel Rumahan Menjadi Profesional

Dengan memiliki dua pendukung utama tersebut, ruang kelas akan terasa hidup, nyaman dan ramah baik utnuk para siswa maupun para guru yang mengajar di bimbel Anda.

Mengelola Bimbel Rumahan Menjadi Profesional

Mengelola Bimbel Rumahan Menjadi Profesional

Bisnis bimbel saat ini sudah menjamur, namun banyak dari mereka yang masih dalam skala rumahan belum menjadi sebuah bimbel profesional. Mereka masih sulit untuk keluar dari zona aman mereka sehingga cenderung sulit mengawali yang baru. Jika Anda belum mengelola bimbel Anda secara profesional, yang banyak Anda jumpai adalah orang tua yang terlambat membayar biaya les, atau bahkan ada yang tidak membayar sama sekali.

Kejadian ini disebabkan oleh beberapa faktor sehingga bimbel Anda tidak bisa berkembang:

Lokasi

Tahukah Anda jika bimbel Anda masih dalam skala rumahan? Para pelanggan kita akan menganggapnya sebagai bimbel murahan dan mereka mengira kita tidak serius. Sehingga, mereka menyepelekan iuran bulanan. Untuk mengatasinya, yakinkan ruang kelas atau bangunan yang menjadi lokasi bimbel dibuat senyaman mungkin, dan memiliki AC. Ini akan membuat mereka berpikir bahwa kita serius, dan bayar terlambat bisa diantisipasi.

Manajemen Tunggal

Bimbel yang masih skala rumahan biasanya hanya dikelola sendiri, dari keuangan, marketing hingga pengajaran. Jadi, usahakan Anda untuk memperkerjakan orang lain sehingga kita punya alasan untuk para pelanggan.

Modul dan Bank Soal

Identitas sangat penting bagi sebuah bimbel. Maka, usahakan Anda untuk memiliki modul sendiri. Ini pertanda bahwa kita telah mempunyai identitas. Jika Anda kesulitan, dengan modal sedikit, Anda sudah bisa memiliki modul lengkap yang masih soft file. Modul SD SMP dan SMA ini tersedia secara online dan bisa dibeli dengan harga terjangkau.

Sewa Ruko

Jika Anda sudah bertahun-tahun berlokasi di rumah, maka cobalah untuk menyewa sebuah ruko atau rumah khusus sebagai lokasi bimbel. Ini akan membuat bimbel Anda menjadi tampak profesional. Untuk masalah uang sewa, Anda tidak perlu khawatir. Anda bisa menaikkan biaya les dari para siswa.

Inti dari faktor tersebut adalah jangan mudah menyerah, dan kalau kita memang sudah bertekad untuk menjadikan bimbel lahan rejeki kita, akan selalu ada jalan bagi kita untuk maju. Sedikit demi sedikit dengan tips marketing yang baik, Anda bisa memajukan bimbel Anda semakin profesional.

Tips Membuat Pembelajaran Bimbel Mudah Diterima

Tips Membuat Pembelajaran Bimbel Mudah Diterima

Pilar utama sebuah bimbel adalah guru. Guru-lah yang membuat bimbel Anda menjadi lebih hidup dengan suasan kelas yang menyenangkan. Maka, jika Anda membutuhkan tenaga guru, yakinkan Anda mendapatkan guru yang terbaik. Namun, bila Anda terpaksa harus turun ke lapangan untuk menjadi guru, ada beberapa tips buat Anda bagaimana menciptakan pembelajaran bimbel lebih mudah diterima. Simak informasi berikut ini..

Kuasai Materi

Pertama yang wajib adalah guru harus menguasai materi yang akan diberikan. Apapun caranya, usahakan Anda selalu siap di depan kelas. Karena Anda-lah yang tahu apa yang akan diajarkan esok hari, Anda bisa mempersiapkan materi terlebih dahulu pada malam harinya. Dengan begini, Anda akan siap pada saat di depan kelas mengajar siswa Anda.

Gunakan Metode Khusus dan Aplikatif

Namun, penguasaan materi saja tidak cukup. Seorang guru bimbel harus memiliki trik khusus bagaimana penyampaian materi tersebut sehingga siswa lebih mudah menangkapnya. Selalu eksplorasi bahan yang ada dan temukan metode khusus yang mudah diterapkan dalam pemahaman materi dan soal. Anda bisa melihat bagaimana bimbel besar mampu mendapatkan klien yang banyak. Salah satunya adalah dengan metode mengajar yang unik. Cara ini akan membuat bimbel Anda mudah dikenali.

Untuk mendapatkan metode yang tepat dan aplikatif, Anda mungkin harus melakukan penelitian kecil-kecilan. Misalnya, Anda pelajari karakter siswa Anda, kemudian cobalah berbagai metode, dan pilihlah metode yang paling bisa diterima siswa Anda.

Citpakan Kelas yang Menyenangkan

Siswa yang datang ke bimbel baru saja selesai dari pelajaran sekolahnya. Mereka merasa lelah dan masih harus menerima materi lagi. Jika Anda terlalu ketat pada metode dan materi, siswa akan cepat bosan. Bisa-bisa mereka akan lari dari bimbel Anda.

Maka, ciptakan kelas yang menyenangkan. Tidak usah terlalu fokus pada metode. Buat beberapa gurauan seperlunya sehingga kelas terkesan santai tapi serius. Lelucon seringkali lebih diterima daripada materi sehingga Anda harus aktif dalam memberikan umpan. Dengan cara ini, siswa Anda akan merasa santai ketika belajar dan merekapun mudah memahami penjelasan yang Anda berikan.

Jual Modul Bimbingan Belajar Lengkap dengan Materi dan Soal-Soal

Jual Modul Bimbingan Belajar Lengkap dengan Materi dan Soal-Soal

Belajar memang terkadang membosankan ketika seorang siswa mengalami kesulitan dalam memahami suatu materi yang di berikan di sekolah. Ini tidak bisa dibiarkan karena akan berpengaruh terhadap prestasi mereka. Maka, diperlukan sebuah lembaga bimbingan belajar yang efektif. Saat ini, sudah ada layanan khusus yang jual modul bimbingan belajar untuk para siswa yang bisa dimanfaatkan lembaga bimbel. Melalui produk yang diberikan, lembaga bisa menciptakan suasana belajar secara menyenangkan dan siswa mampu memahami materi yang diberikan, sehingga secara tidak langsung memberikan nilai yang memuaskan baik di Ujian Akhir Semester, maupun Ujian Nasional.

Lembaga bimbel akan mendapatkan soft file dengan format Microsoft Word 2007. Format ini bisa dimanfaatkan atau diedit terlebih dahulu sebelum dicetak dan diperbanyak. Dengan cara ini lembaga bisa menyesuaikan dengan nama bimbel agar nampak seperti keluaran lembaga tertentu.

Di dalamnya, terdapat rangkuman materi pelajaran yang diajarkan di sekolah, baik Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, IPS dan PKn (untuk SD). Rangkuman materi ditulis secara ringkas namun langsung tepat sasaran ke intinya sehingga mempercepat siswa dalam memahami konteks. Selain materi, modul bimbel ini juga dilengkapi dengan latihan soal. Tiap bab dilengkapi dengan soal-soal yang memungkinkan siswa bisa mengevaluasi diri sendiri, sejauh mana mereka telah memahami suatu materi.

Tidak hanya itu, modul yang dikhususkan untuk siswa SD, SMP atau SMA yang ingin sukses dalam Ujian Nasional juga disediakan. Modul yang satu ini berisi soal-soal yang dirancang khusus seperti soal-soal yang muncul pada Ujian Nasional. Dengan soal ini, siswa akan terbiasa menghadapi soal yang modelnya seperti Ujian Nasional sehingga ketika tiba saatnya ujian, mereka telah benar-benar siap secara kemampuan dan mental. Semua ini bisa dicapai bila lembaga mendapatkan modul yang ditawarkan ini.

Modul ini bisa didapat dengan mudah karena tersedia secara online. Harganya pun terjangkau untuk semua kalangan. Bagi lembaga bimbel yang mau membelinya, bisa membeli langsung pada toko online yang jual modul bimbingan belajar.

Analisa Usaha Bimbingan Belajar Rumahan

Analisa Usaha Bimbingan Belajar Rumahan

Kini membangun bisnis bimbingan belajar tidak harus dengan modal besar dan fasilitas ruangan yang luas. Bisnis ini pun sudah dapat dijalankan dengan memanfaatkan fasilitas yang ada yaitu tempat tinggal. Sekilas, mari kita lihat analisa singkatnya.

Bimbel rumahan tidak memerlukan ruang yang mewah dan luas. Bisnis ini mulai dapat dijalankan di rumah kita. Apalagi jika posisi rumah kita berada di wilayah kompleks. Kita dapat memanfaatkan satu ruang tamu di rumah atau ruang lainnya yang cukup nyaman yang akan dijadikan sebagai ruang belajar. Dengan demikian kita tidak perlu mengeluarkan biaya untuk sewa yang mahal.

Target market awal yang dibidik adalah warga sekitar rumah sehingga kita tidak perlu mengeluarkan dana yang besar untuk biaya marketing. Kita dapat mempromosikan bisnis bimbel ini dari mulut ke mulut atau mulai mempromosikannya dari tetangga terdekat. Secara psikologis, orang tua akan lebih nyaman jika anaknya belajar di lokasi yang dekat dengan tempat tinggalnya karena mereka dapat memantau secara langsung. Perlu kita ingat bahwa secara umum gosip yang beredar di wilayah kompleks dapat dengan mudah menyebar luas tanpa perintah siapa pun. Kondisi ini dapat kita manfaatkan sebagai sarana promosi. Apalagi jika anak-anak tersebut berhasil kita didik menjadi siswa yang berprestasi, maka informasi seperti ini akan cepat beredar luas. Jadi, kini kita tidak perlu lagi untuk mulai menjalankan bimbel rumahan.

Persiapan Membangun Usaha Bimbingan Belajar

Persiapan Membangun Usaha Bimbingan Belajar

Di dalam menjalan usaha bimbingan belajar (bimbel), kita harus memiliki perencanaan yang matang serta mempersiapkan segala hal yang dibutuhkannya. Artikel ini akan menjelaskan secara singkat komponen apa saja yang harus diperhatikan oleh pendiri bimbel.

Faktor pertama yang harus diperhatikan adalah menentukan konsep bimbingan belajar yang akan kita bangun. Misalnya bimbel ini diperuntukkan untuk jenjang pendidikan apa saja, apakah seluruh jenjang pendidikan mulai dari SD kelas I hingga SMA kelas XII atau hanya sebagian. Pelajaran apa saja yang akan dipelajari di setiap jenjangnya. Jumlah siswa per kelas pun perlu ditentukan. Hal ini akan menentukan jenis bimbel yang akan dibangun, misalnya privat atau semi privat.

Faktor berikutnya adalah lokasi bimbel. Pilih lokasi bimbel yang strategis. Sebaiknya kita memilih lokasi yang dekat dengan sekolah atau jalur yang ramai dilewati anak sekolah. Dengan demikian kita tidak perlu mengeluarkan biaya promosi yang besar. Perlu juga kita perhatikan lokasi yang mudah dijangkau oleh kendaraan umum agar mudah diakses oleh siswa.

Ketiga adalah konsep pemasaran. Pemasaran yang menarik dan menguntungkan biasanya akan mudah dilirik oleh siswa. Faktor terakhir yang tidak kalah penting dan bahkan menentukan adalah pola manajemen keuangan. Pastikan arus masuk dan keluar keuangan bimbel dapat tercatat dengan baik sehingga bimbel yang kita bangun tidak mengalami kerugian.