Peluang dan Tantangan Bisnis Bimbel Di 2017

Peluang dan Tantangan Bisnis Bimbel Di 2017

Memasuki tahun 2017, tentu saja semakin banyak tuntutan yang diberikan dari segala aspek kehidupan. Salah satunya termasuk bisnis yang menjanjikan untuk dijalani. Namun demikian, ternyata bisnis tak selalu harus menghasilkan suatu produk untuk dijual. Anda bisa memanfaatkan peluang dan tantangan bisnis bimbel di 2017 untuk dijadikan profesi tertentu.

Bisnis Bimbel Untuk Lulusan Pendidikan

Bagi Anda yang merupakan lulusan suatu bidang ilmu atau menguasainya, maka tak ada salahnya untuk membaca peluang dan tantangan bisnis bimbel di 2017 yang bisa dimanfaatkan secara maksimal sebagai jenis usaha pribadi atau bersama. Tentu saja, hal ini akan bisa menjadi salah satu cara mendapat pekerjaan dengan mudah dan juga cepat tanpa harus menunggu lama.

Mengikuti bimbingan belajar menjadi salah satu cara untuk menambah pemahaman mengenai pelajaran sekolah.
Kompas/Raditya Helabumi (RAD)
06-12-2012

Perlu Anda ketahui, untuk memiliki bisnis ini Anda tak harus selalu berasal dari kalangan pendidikan. Bisa saja Anda bukan merupakan lulusan pendidikan namun memiliki modal, sehingga modal tersebut bisa dikelola. Sementara untuk eksekusi dan pembuatan modul bimbel, Anda bisa memberikan kepercayaan untuk orang yang dinilai ahli di bidang ini.

Lalu, seperti apa gambaran dan pentingnya membaca peluang dan tantangan bisnis bimbel di 2017 ini? Apa saja keuntungan yang bisa Anda dapat dengan dibukanya usaha dalam bentuk bimbingan belajar? Untuk menjawab 2 pertanyaan tersebut, tak ada salahnya jika Anda menyimak ulasan yang ada di bawah ini. Berikut ini ulasan singkat dan umumnya untuk Anda.

Peluang dan Tantangan Bisnis Bimbel Di 2017

Seperti yang telah dijelaskan di atas, penting bagi Anda untuk membaca peluang dan tantangan bisnis bimbel di 2017. Selain itu, juga akan ada beberapa keuntungan yang bisa Anda dapat dengan memilih usaha yang satu ini. Seperti apakah rinciannya? Berikut ini akan diulas beberapa informasinya untuk Anda secara singkat dan juga umum.

Bagi Anda yang merupakan lulusan atau memiliki kemampuan di bidang ilmu eksak seperti matematika dan IPA, maka hal ini dapat dimanfaatkan dengan baik. sebab, seiring dengan perkembangan zaman, kebutuhan untuk memahami jenis ilmu yang satu ini sudah meluas, mulai dari kalangan SD hingga SMA. Jangan lupa sediakan juga modul kursus.

Tak hanya ilmu eksak, bisnis bimbel juga bisa dimanfaatkan oleh Anda yang memiliki kemampuan atau merupakan lulusan dari bidang bahasa. Misalnya saja seperti bahasa Indonesia, Inggris, Jerman, Arab, dan Mandarin. Kebutuhan pemahaman ini juga sudah menjarah mulai kalangan SD hingga SMA yang akan melakukan ujian semester atau nasional.

Jika Anda sudah memiliki rumah atau tempat, maka peluang dan tantangan bisnis bimbel di 2017 ini bisa dimanfaatkan dengan baik, bahkan tanpa modal. Mengapa demikian? Sederhana saja, sebab Anda sudah memiliki tempat yang bisa dijadikan tujuan lokasi para murid belajar. Dengan demikian, Anda tak harus mengeluarkan sejumlah uang untuk membayar sewa.

Sebaliknya, jika Anda masih belum memiliki tempat, maka tak perlu khawatir. Anda bisa bergabung dengan beberapa rekan. Bisa saja salah satu dari rekan Anda memiliki tempat yang bisa dimanfaatkan sebagai lokasi dibukanya usaha yang satu ini untuk mengurangi biaya operasional dan sewa. Lakukan juga pembuatan modul bimbingan belajar bersama rekan.

Itulah beberapa keuntungan dan hal yang bisa Anda dapat dari pentingnya membaca serta memanfaatkan peluang dan tantangan bisnis bimbel di 2017. Sebab, jenis usaha yang satu ini tak harus membutuhkan modal mahal. Hal yang paling penting adalah kemampuan dan ketersediaan tempat.

Alhmdulillah, Modul Bimbel SD SMP dan SMA IPA Kini Hadir Lengkap

Alhmdulillah, Modul Bimbel SD SMP dan SMA IPA Kini Hadir Lengkap

Dalam 1 tahun terakhir para pemilik bimbingan belajar/kursus harus disibukkan dengan perubahan kurikulum yang membuat buku panduan atau modulnya harus berubah mengikuri kurikulum terbaru yaitu kurikulum 2013. Kini janganlah risau kami telah menyesiakan modul bimbel SD, Modul SMP dan Modul Bimbel SMA IPA dan semunya lengkap sudah menggunakan kurikulum 2013 sebagai acuan. Untuk mendapatkanknya segera hubungi bagian Marketing kami dengan harga terjangkau dan kualitas lebih baik dari sebelumnya.

Detail Modul SD SMP SMA IPA Kurikulum 2013

Modul SD

  • Modul terdiri dari kelas 4, 5 dan 6
  • Modul terdiri dari mata pelajaran : Matematika, IPA, dan Bahasa Indonesia
  • Tiap mata pelajaran/kelas kira-kira 100 halaman
  • Modul untuk 1 tahun (2 semester)

Modul SMP

  • Modul terdiri dari kelas 7, 8, dan 9
  • Modul terdiri dari mata pelajaran : Matematika, IPA (Fis, Kim, Bio), Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris
  • Tiap mata pelajaran/kelas kira-kira 100 halaman
  • Modul untuk 1 tahun (2 semester)

Modul SMA IPA

  • Modul terdiri dari kelas 10, 11, dan 12
  • Modul terdiri dari mata pelajaran : Matematika Peminatan, Matematika Wajib, Fisika, Kimia, Biologi
  • Tiap mata pelajaran/kelas sekitar 100 halaman
  • MOdul untuk 1 tahun (2 semester)

 

Grosir Sabuk Bonceng Anak Termurah Se-Indonesia

Grosir Sabuk Bonceng Anak Termurah Se-Indonesia

Kini hadir produsen sabuk bonceng anak dengan harga terjangkau. Anda bisa menjadi Agen, Reseller, Dropship segera daftarkan diri Anda. Jika berminat bisa segera hubungi bagian marketing.

 

Bagaimana Sistem Pengajaran di Bimbel?

Bagaimana Sistem Pengajaran di Bimbel?

Pengajaran adalah aktivitas kunci sebuah bimbel bisa memuaskan siswanya atau tidak. Itulah alasan mengapa sistemp pengajaran di sebuah bimbel harus dipersiapkan secara matang. Berbicara sistem, ada beberapa contoh yang bisa Anda terapkan untuk bimbel Anda. Berikut ini bagaimana sistemp pengajaran di bimbel dilakukan, termasuk kelebihan dan kekurangannya.

Bimbel Model Kelas

Di banyak bimbel yang kita temukan di sekitar kita, pada umumnya menggunakan model kelas, dimana tiap kelas mengajar 10 hingga 15 orang. Sistem ini bagus diterapkan pada sekolah negeri, tetapi jika siswanya berasal dari sekolah Nasional plus atau Internasional, maka sistem ini tidak cocok diterapkan.

Tentorlah yang paling banyak memperoleh keuntungan dengan model ini karena bisa mengajar banyak siswa dalam waktu yang sama. Mereka juga bisa fokus pada satu materi. Bimbel pun mampu meraup omset lebih besar dengan banyaknya siswa yang diajar.

Namun demikian, model kelas kurang mengakomodasi seluruh siswa. Pemahaman tiap individu menjadi teabaikan. Materi yang diajarkan pun tidak sama dengan yang akan dipelajari siswa besok di sekolah.

Bimbel Model Semi Privat

Jika bimbel Anda baru saja berdiri, pilihlah model semi privat. Hampir sama dengan model kelas, tapi model semi privat hanya mengajar 3 hingga 4 murid di tiap kelasnya. Cocok untuk mengajar siswa sekolah Nasional Plus dan Internasional.

Keuntungannya adalah waktunya yang fleksibel karena bisa menyesuaikan dengan kegiatan siswa. Dengan pengaturan tempat yang sederhana, sistem penggajian tentor pun menjadi lebih mudah. Di sisi lain, model semi privat mengharuskan tentor untuk sangat paham terhadap apa yang diajarkannya. Selain itu, ada kemungkinan siswa tidak cocok dengan tentor tertentu jika tentor tersebut yang sudah terlanjur dekat dengan siswa, keluar dari bimbel.

Bimbel Model Privat

Sistem pengajaran model privat hamper sama dengan semi privat. Hanya saja, tiap tentor hanya mengajar satu orang. Diperlukan sebuah tanggung jawab yang besar dari tentor untuk memahami materi dan mampu mengajarkannya kepada siswanya. Bimbel yang baru awal berdiri cocok menggunakan sistem ini. Jika siswanya bertambah, gunakan model semi privat.

Itulah tiga sistem pengajaran bimbel yang bisa diterapkan. Manakah model yang paling cocok untuk bimbel Anda?

Berbagai Tipe Pembelajaran Terbaik untuk Bimbel

Berbagai Tipe Pembelajaran Terbaik untuk Bimbel

Mengajar di bimbel hampir sama dengan mengajar di sekolah-sekolah. Hanya saja, jumlah siswa di dalam bimbel biasanya hanya sedikit. Di satu sisi, ini akan memudahkan guru dalam mengajar dan memberikan pengetahuan lebih efektif. Di sisi lain, diperlukan sebuah metode pembelajaran yang menyenangkan, yang bisa mengakomodasi seluruh siswa.

Seorang guru harus kreatif dan cerdas. Banyak cara agar siswa mampu memahami materi dengan mudah. Berikut ini berbagai tipe pembelajaran terbaik untuk bimbel dan bisa diaplikasikan di kelas apapun.

Pembelajaran Kontekstual

Disebut kontekstual, berarti model ini mengkaitkan materi dengan konteks kehidupan yang nyata. Dengan cara ini, siswa bisa mengetahui dan menghubungkan konsep dengan kenyataan, sekaligus menerapkannya dalam kehidupa sehari hari. Sampai di sini, metode ini masih sangat luas. Diperlukan sebuah teknik yang efektif.

Dalam praktekknya, guru harus mempersiapkan segala sarana yang memadai. Di sini, guru akan guru tidak hanya mempersiapkan hafalan, tapi juga mengatur strategi sehingga menciptakan kondisi dimana siswa bisa belajar.

Hal yang harus diperhatikan dalam mengajar dengan metode pembelajaran kontekstual adalah tingkat pengetahuan siswa, penekanan pada proses pemahaman bukan hafalan, penekanan pada praktek di lapangan secara langsung, dan pengembangan pengetahuan dari apa yang ditelah dipelajari.

Metode Bermain Peran (Role Playing)

Metode ini sudah cukup lama ditemukan dimana penekanan aplikasinya terletak pada pemecahan masalah dari diri dan lingkungannya. Dalam praktek dan tahapanya, guru diharapkan mampu memberikan dorongan dan motivasi siswanya. Setelah itu, siswa mampu menyusun tahap-tahap peran. Siapkan juga pengamat yang akan mengamati selama tahap memeranan. Setelah itu, diadakan diskusi dan evaluasi dan diakhiri dengan pengambilan keputusan.

Metode Pembelajaran Partisipatif

Penekanan metode ini terletak pada peran aktif siswa dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran. Guru, di sisi lain, hanyalah mediator dan siswa harus aktif berpartisipasi.

Teknik yang digunakan bisa beraneka ragam. Namun, prosedur umum metode ini melibatkan guru untuk mencipatakan suasana yang motivatif dan melibatkan siswa dalam menyusun kelompok, tujuan belajar, merancang pola, melakukan kegiatan belajar, hingga mengevaluasi tahapan proses belajar.

Itulah tiga metode pembelajaran yang bisa diterapkan di bimbel Anda. Metode adalah alat, dan tekniknya bisa bermacam-macam. Gambaran tahapan di atas adalah garis besar, dan praktekknya harus disesuaikan dengan materi dan kondisi siswa.

 

Sample Modul Bimbingan Belajar Terbaru Kurikulum 2013

Sample Modul Bimbingan Belajar Terbaru Kurikulum 2013

Kini kami hadirkan modul bimbel kurikulum 2013 dengan design terbaru. Kami aman terus mencoba memberikan modul bimbel berkualitas dengan harga terjangkau. Kami ingin memberikan kemudahan kepada para perintis usaha bimbel untuk memiliki modul berkualitas. Modul banyak menjadi kendala bagi bimbel kecil yang baru merintis usaha ini. Sehingga masih banyak bimbel kecil yang belum memiliki modul sendiri. Padahal modul sangat memberikan prestise terhadap brand bimbel. Jika bimbel anda memiliki modul dengan logo Anda sendiri akan memberikan pandangan positif,custemer Anda akan memandang bahwa bimbel Anda memiliki kuliatas dan profesional. Hal ini bisa membanguan kepercayaan dari orang tua murid yang pada akhirnya mereka mempercayakan anaknya untuk bimbel di tempat Anda.

Kami share contoh Modul Fisika Kelas 12 Kurikulum 2013

Modul Fisika Kelas 11

Jika Berminat segera hub kami di 08562098283

CD Modul Bimbingan Belajar
CD Modul Bimbingan Belajar

Masalah dan Solusi Bisnis Bimbel

Masalah dan Solusi Bisnis Bimbel

  1. Guru lama keluar

Cara mengatasinya :

–          Usahakan jika guru ada yang keluar, guru tersebut bilang minimal 1 bulan sebelum dia keluar.

–          Katakan kepada orang tua murid yang di ajarkannya, bahwa guru yang mengajarnya telah mengundurkan diri dan kita telah mendapatkan guru yang lebih baik darinya.

  1. Keluhan dari pelanggan

Cara mengatasinya :

–          Usahakan untuk kita lebih dekat dengan orang tua murid dan murid.

–          Pelanggan adalah raja, jadi kita harus memberikan apa yang diinginkan pelanggan.

Note : untuk masalah no 1 dan 2 kita butuhkan orang yang pintar bernegosiasi.

  1. Murid yang tidak suka di ajarkan oleh seorang guru

Cara mengatasinya :

–          Panggil muridnya, tanyakan kenapa dia tidak suka guu tersebut. Kita katakana keluhan kepada guru yang bersangkutan tidak menyukainya agar guru tersebut dapat mengerti kemauan murid tersebut.

–          Jika muridnya tetap tidak mau di ajar oleh guru yang dia tidak sukai, ganti guru tersebut dengan yang lainnya. Tetapi jangan biarkan adanya perpecahan antar murid dengan guru yang bersangkutan.

  1. Keluhan Guru

Cara mengatasinya :

–          Adakan rapat tiap 2 minggu sekali. Ini mendekatkan ikatan antara guru, karyawan, dan pemilik.

–          Dengarkan keluhan guru dancari jalan keluar yang terbaik.

  1. Resepsionis & ADM

Tugas yang tidak di mengerti oleh resepsionis.

Cara mengatasinya :

–          Berikanlah penjelasan tugas apa saja yang akan diberikan kepadanya.

Yaitu :

–          Menghubungi murid. Sebelum murid datang, Resepsionis menelepon murid bahwa hari ini dia ada jadwal. Ini sangat perlu dilakukan karena murid akan merasa diperhatikan oleh Bimbel. Lakukan ini setiap resepsionis baru datang.

–          Resepsionis harus murah senyum karena dia yang pertama kali di lihat oleh murid yang mendaftar. Jika resepsionis wajahnya cemberut, maka murid yang daftar akan tidak jadi mendaftar.

  1. Buku dan Soal

Cara mengatasinya :

–          sediakan buku dengan berbagai macam variasi soal dan cara penyelesaiannya.

–          Jika ada murid yang mempunyai soal yang sulit, kita bisa mencarinya di Perpustakaan yang disiapkan

Buat kalender pelajaran satu untuk guru dan untuk murid

Tips Sukses 100% Bisnis Bimbel

Tips Sukses 100% Bisnis Bimbel

Tanamkan Budaya Kerja bimbingan belajar, yaitu :

  1. Komitmen

o    Anda adalah orang yang berkomitmen pada Visi, Misi, Tujuan, Aturan dan, Kesuksesan bimbel, di team yang sekarang maupun yang akan datang.

o    Anda harus berkomitmen tinggi untuk keberhasilan pelanggan sepanjang masa.

o    Anda harus selalu berkomitmen untuk berpikir dan bertindak di atas garis, yaitu take ownership, accountable dan responsible dan bukan blame, excuse dan denial.

  1. Ownership

o    Anda adalah seorang individu yang penuh tanggung jawab pada tindakan dan hasil dan segala hal yang berhubungan dengan pekerjaan Anda dan hidup Anda.

o    Anda harus memiliki sense of belonging yang tinggi pada bimbel dan pada hidup Anda sehingga dapat melakukan yang terbaik dengan penuh integritas.

  1. Integritas

o    Anda harus selalu mengatakan kebenaran. Apa yang Anda janjikan adalah apa yang Anda berikan.

o    Anda hanya akan membuat persetujuan yang Anda benar-benar inginkan dan berencana untuk menjaganya.

o    Anda melakukan segala urusan dengan konsisten dan dengan standar etika tertinggi.

  1. Excellence

o    Baik saja tidak cukup. Anda akan selalu memberikan servis yang terbaik dengan usaha terbaik.

o    Tidak ada mutu kelas dua dan usaha setengah hati di bimbel.

o    Anda menerima tanggung jawab dan menyerahkan mutu dan keunggulan menjangkau atau melampaui yang terbaik dalam semua yang Anda lakukan.

  1. Komunikasi

o    Anda akan selalu berbicara hal-hal yang positif dari team Anda, pelanggan Anda dan bimbel baik di publik umum maupun secara personal.

o    Anda akan berbicara dengan tujuan baik dan menggunakan bahasa positif.

o    Anda akan bertanggung jawab terhadap respon dari komunikasi Anda.

 

  1. Sukses

o    Anda akan memfokuskan perhatian Anda pada kesuksesan hasil pada apapun yang Anda lakukan.

o    Anda akan memiliki keinginan kuat untuk menang dan membiarkan orang lain menang juga (win/win).

o    Anda akan menampilkan Kebanggaan, kompetensi dan kepercayaan diri Anda.

  1. Edukasi

o    Anda akan selalu belajar dari kesalahan Anda.

o    Anda akan selalu diarahkan untuk belajar, tumbuh dan menjadi ahli sehingga Anda dapat membawa team dan pelanggan Anda untuk belajar, tumbuh dan menjadi Ahli juga.

  1. Team Work

o    Anda melakukan pekerjaan secara team dan meraih tujuan team.

o    Anda fokus pada kerjasama dan selalu menuju ketajaman hasil dan bukan kompromi.

o    Anda akan fleksibel dalam pekerjaan Anda, mampu berubah jika apa yang dilakukan tidak menghasilkan.

o    Anda akan dibantu jika diperlukan dan Anda pun siap membantu jika yang lain membutuhkan.

o    Anda akan memperlihatkan rasa hormat kepada keunikan setiap individu dalam membangun satu tim dengan anggota yang penuh keyakinan dan kreatif, yang memiliki tingkat inisiatif yang tinggi, harga diri dan disiplin pribadi serta memiliki sense of belonging yang kuat.

  1. Keseimbangan
    Anda harus memiliki keseimbangan dalam hidup baik spiritual, sosial, kesehatan dan keluarga sepenting dan selayak keadaan keuangan dan intelektualitas anda.
  2. Fun
    Anda menggambarkan kehidupan sebagai sebuah perjalanan untuk dinikmati dan dihargai dan akan membantu menciptakan sebuah lingkungan kerja yang fun dan happy sehingga sekeliling Anda dapat menikmatinya.
  3. System

o    Anda akan selalu mengacu pada system untuk mencari penyelesaian. Jika muncul suatu masalah, Anda akan mengacu pada system sebelum mengoreksi kesalahan manusia.

o    Anda akan menilik pada sebuah penyelesaian system dalam inovasi Anda daripada penyelesaian orang.

o    Anda akan mengikuti system yang berlaku sebelum sistem baru dikenalkan.

o    Anda akan menyarankan perbaikan sistem pada kesempatan pertama Anda.

Cara Merintis Bimbel Agar Berkembang

Cara Merintis Bimbel Agar Berkembang

 

Bimbingan belajar (bimbel) adalah suatu badan usaha yang bergerak dalam bidang jasa. Dikarenakan, suatu bimbingan belajar melayani dan memberikan pelayanan kepada setiap pelanggannya. Oleh sebab itu, Bimbel akan berkembang dan maju tergantung pelayanan yang diberikan Bimbel tersebut.

Dalam mendirikan Bimbel, pertama jangan mengharapkan kita akan mendapatkan Break Even Point (BEP) dengan cepat, apalagi mengharapkan profit (keuntungan) dalam waktu yang cepat. Karena Bimbel itu perlu proses dalam waktu yang lama untuk memperoleh BEP dan profitnya. Bimbel memang seperti badan usaha yang lain, yaitu sama-sama menjual. Bimbel menjual jasa, jika pelanggan itu terpuaskan maka Bimbel itu akan maju dan berkembang. Tetapi itu tidak semudah yang kita bayangkan, karena akan terjadi berbagai konflik dan masalah yang akan terjadi diawal-awal pertama kali Bimbel berdiri.

Suatu Bimbel dikatakan sukses bukan dilihat dari banyaknya pelanggan (murid) yang daftar saat pertama kali. Tetapi dilihat dari bertambahnya murid setiap semesternya. Baik ratusan murid, puluhan murid, atau 1 orang murid pun itu bisa dikatakan Bimbel tersebut mengalami kemajuan.

Jangan takut diawal pembukaan murid yang tertarik hanya 1-5 murid. Kalau menurut saya itu lebih baik daripada kita mendapatkan murid puluhan murid, tetapi kita tidak bisa menanganinya. Dengan 1-5 murid kita bisa memberikan seluruh kemampuan yang terbaik. Dengan terpuaskannya murid tersebut, maka ia akan berbicara kepada teman maupun kerabatnya untuk mendaftar ke Bimbel kita.

Bimbel juga dikatakan berkembang dan maju, jika Bimbel tersebut mampu bertahan 3 sampai 5 tahun. Tahun 1 dan 2 merupakan tahun yang sangat sulit. Akan banyak terjadi berbagai macam konflik dan masalah yang terjadi. Di tahun pertama-tama juga kita bisa mengambil pelajaran, yaitu bagaimana menghadapi masalah yang terjadi. Mulai dari masalah karyawan atau guru yang jenuh dan bosan karena murid yang sedikit sampai dengan ketakutan pemilik yang keuntungannya tidak kunjung datang. Jika kita mampu bertahan akan masalah dan konflik tersebut, Bimbel itu akan maju dan berkembang.

Jangan takut terhadap saingan kita yang sudah lama berdiri. Ambil pikiran positif, setiap murid yang keluar dari Bimbel tersebut pasti dia merasa tidak terpuaskan atau pun ada kekurangan yang ada di Bimbel tersebut. Kekurangan itu yang merupakan senjata ampuh bagi kita, karena kita bisa memberikan kekurangan tersebut. Kita harus meyakinkan Bimbel kita dapat memberikan apa yang dia inginkan.

 

Sistem Pembelajaran Bimbingan Belajar

Banyak Bimbel yang ada di sekitar kita. Dari yang menawarkan semua mata pelajaran sampai Bimbel yang hanya menawarkan mata pelajaran eksakta.

Berikut ini macam-macam bimbel beserta kelebihan dan kekurangannya :

  1. Bimbel yang banyak bermunculan adalah Bimbel 1 guru mengajar 10-15 murid. Bimbel tersebut cocok untuk sekolah negeri, tetapi tidak cocok untuk sekolah Internasional dan Nasional plus.

Kelebihannya :

  • Guru tidak cepat lelah karena mengajarnya hanya satu kelas saja (missal : hanya kelas 5 tidak ada kelas 6)
  • Guru hanya fokus 1 materi saja yang akan diajarkannya.
  • Keuntungan yang besar bagi bimbelnya, karena 1 guru per jam, sedang dia mengajar banyak murid.

Kekurangannya :

  • Murid yang tidak mengerti akan tertinggal dengan murid yang mengerti. Karena murid banyak sehingga gurunya tidak memperhatikan murid tersebut.
  • Pengaturan waktu danpembayaran gaji tidak sefleksibel Bimbel semi privat dan privat.
  • Materi yang diberikan tidak sesuai dengan besok yang dipelajari sekolah murid.
  • Pemilihan waktu yang beragam pada setiap murid, dikarenakan setiap murid mempunyai waktu luang yang berbeda karena banyaknya murid melakukan les yang lainnya.

 

  1. Bimbel Semi Privat. Bimbel dengan 1 guru mengajar 3 – 4 murid. Bimbel dengan sistem ini sangat disukai para murid dan orang tua murid yang sekolahnya di Internasional maupun Nasional plus. Bimbel dengan sistem ini sangat cocok untuk Bimbel yang pertama kali berdiri.

Kelebihannya :

  • Waktu yang fleksibel karena murid bebas memilih waktu dan hari yang diinginkannya.
  • Materi dan pelajaran terserah yang diingikan oleh murid (biasanya murid menginginkan pelajaran yang akan dipelajari esok hari dia sekolah). Jadi guru harus siap/menguasai semua materi dibidangnya
  • Pengaturan tempat yang sederhana.
  • Penggajian guru yang mudah dihitung
  • Guru dapat dekat dengan muridnya.

 

Kekurangannya :

  • Guru harus menguasai benar bidang yang akan diajarkannya, karena dia akan mengajar murid yang berbeda kelas.
  • Bila guru keluar, murid yang diajarnya akan keluar mencari guru tersebut karena dia merasa cocok dengan guru tersebut.

 

 

3. Bimbel Privat

Hampir sama seperti Bimbel semi privat. Bahkan bisa digabungkan jika pemilik tersebut ingin mengadakannya. Perbedaannya terletak pada responbility yang diberikan kepada guru yang menangani murid tersebut.

Sistem SDM Bimbel

Untuk mencari staf dan guru yang berkualitas sangatlah sulit. Biasanya Bimbel-Bimbel yang terkenal sudah mengambil guru yang terbaik dibidangnya. Sekalipun demikian masalah ini bisa dipecahkan jika kita menghadapinya dengan bijaksana. Kita dapat merekrut guru yang baru lulus kuliah walaupun guru tersebut tidak berpengalaman. Kita perlu mengajarkannya dari awal dan mencari guru sangat cocok untuk Bimbel yang baru karena guru dan Bimbel itu akan berkembang bersama-sama. Disamping itu, guru yang baru dapat menekan pengeluaran karena gajinya yang dibawah standar.

Staf dan guru yang dibutuhkan pertama kali :

  1. Resepsionis/ADM
  2. GuruSD 1 – 2 orang
  3. Guru SMP 1 – 2 orang
  4. Guru SMA 1 – 2 orang

Semua staf dan guru tergantung banyaknya murid yang mendaftar. Usahakan mendapat 1 guru berpengalaman untuk mentraining guru baru.

Guru dan karyawan bimbel harus  ditanamkan serve(melayani), satisfy(pemuasan), dan love(mencintai), tetapi yang paling utama adalah “cinta”, yaitu dengan menganggap siswa seperti anak, adik, dan saudara kita sendiri.

Cara mempraktekan “cinta” adalah :

–          Menanyakan keluhan dan harapan siswa

–          Bertemu sesering mungkin kepada siswa

–          Berempatilah secara nyata ketika siswa mengalami kesedihan dan wujudkan lah suka cita guru dan karyawan ketika mereka menggapai kesukesan dan kebahagiaan.

Peganglah pedoman, sebelum kita memuaskan pelanggan kita harus terlebih dahulu memuaskan karyawan dan guru. Sistem yang akan digunakan oleh bimbel harus transparan dan jelas. Kemudian bimbel juga akan mencoba memberikan jaminan kepada mereka, yaitu jaminan kesehatan, pension dan sebagainya. Kalau masih dimulai lebih baik berikan kerjasama yang baik bagi guru dan karyawan.

Berikut pola jam masuk, tugas, dan sistem recruitment guru.

Jam masuk karyawan (OB dan custumer service) : 11.00 – 21.00

Jam masuk guru : 13.00 – 21.00

Tugas OB :

–          Membersihkan  semua ruangan di tempat tersebut, termasuk WC, ruang guru, dan ruangan lainnya sebelum dan sesudah semuanya pulang

–          Menyediakan minuman bagi para guru

–          Siap sedia untuk hal-hal mendadak, seperti fotokopi, kekurangan barang inventaris, dan lain-lain

Tugas Costumer service :

–          Menerima pendaftaran siswa dan melayaninya dengan senyuman

–          Membuat pembukuan arus kas(pengeluaran maupun pemasukan)

–          Melaporkan arus kas kepada manajer operation

–          Membuat surat pemberitahuan, dan koresondensi lainnya

–          Menelepon dan mengingatkan siswa sesuai dengan jadwal mereka

–          Menerima telepon, pertanyaan, dan keluhan dari costumer

Recruitment guru

Sistem recruitment guru terbagi 3 tahap :

  1. Tahap 1 : mengerjakan soal

Calon guru di berikan soal yang sesuai dengan bidangnya yang sudah kita siapkan. Berikan waktu yang cukup untuk menyelesaikan soal tersebut.

  1. Tahap 2 : presentasikan jawaban soal / micro teaching

Jika soal sudah kita koreksi dan nilainya sesuai dengan yang kita harapkan, maka calon guru itu kita panggil lagi untuk menerangkan kepada Guru lama. Biar pun guru tersebut mempunyai pengalaman. Calon guru mungkin dia pintar dalam mengerjakan soal, tetapi belum tentu dia menguasai bagaimana menerangkannya kepada murid.

  1. Tahap 3 : Interview

Setelah lulus tahap 1 dan 2, lakukan interview kepada calon guru. Mulai dari pengalamannya dia, hingga gaji yang diinginkannya.

Pencarian Guru dapat melalui Iklan di media massa, poster, dan kenalan teman kita.

Tugas dan peran guru adalah :

–          Membuat soal dan membuat jawabannya sebelum ada murid dan jika tidak ada murid

–          Mengajar dengan “cinta”

–          Membuat silabus

–          Membagi pemikirannya bagaimana cara membesarkan bimbel

Pembayaran guru

Ada 2 cara system gaji, yaitu dengan penggajian dan pembagian saham. Tetapi untuk pertama kali buka lebih baik menggunakan system penggajian biasa, karena bila kita merekrut guru yang tidak kenal dengan kita dia, akan mikir 2 kali bila kita menggunakan system bagi saham.

 

Litbang soal

Litbang soal juga merupakan komponen penting yang dibutuhkan dalam bimbingan belajar. Beruntung bimbel senyum sudah memiliki soal yang berbobot, tinggal ditambahkan dan membuat variasi soal yang sudah ada.

Sumber litbang dapat bersumber dari :

–          Buku pelajaran

–          Soal yang di dapat dari murid, jadi bila ada murid yang membawa soal kita mengcopynya

–          Internet

–          Dan sumber lainnya

Untuk sementara kita menggunakan guru sebagai komponen dari litbang soal. Dan kita membutuhkan jasa pengetikan untuk mengetik soal.

 

Cara Pengelolaan Keungan Bimbel Secara Sederhana

  1. Pemasukan :

Pemasukan diperoleh dari pembayaran murid. Sebelum menentukan biaya pembayaran, lebih baik kita survey berapa biaya di Bimbel-bimbel lain. Usahakan biaya Bimbel tersebut lebih rendah dari Bimbel yang lain karena Bimbel kita baru. Tetapi jangan terlalu rendah pikirkan juga pengeluaran yang kita keluarkan.

  1. Pengeluaran tiap bulan :

Berikut merupakan pengeluaran tiap bulan :

  1. Telepon
  2. Listrik
  3. Air
  4. Gedung ( kalau menyewa)
  5. Pembelian ATK
  6. Gaji guru dankaryawan
  7. Biaya tak terduga

Perhitungan Gaji Staf Karyawan dan Guru

Cara perhitungan gaji terdiri dari banyak cara, berikut caranya :

  1. Jika kita mengenal baik guru dan staf, kita dapat menghitung dengan sistem bagi hasil. Mengapa saya tulis kata mengenal? Karena dalam sistem bagi hasil ini gaji yang diterima dibawah standar. Karena harus sesuai banyaknya murid yang mendaftar. Biasanya pada awal pembukaan, murid biasanya tidak lebih dari 10 murid. Jadi gaji yang diterima sedikit.

Contoh kasus :

Di sebuah bimbel terdapat 10 murid yang mendaftar. 4 murid SD, murid SMP, dan 3 murid SMA. Biaya bulanan untuk SD Rp 250.000,00, SMP Rp 350.000,00, dan SMA Rp 450.000,00. Berapa Gaji karyawan dan guru yang cocok ?

Cara I :

Pemasukan :

SD             4 × Rp 250.000,00 = Rp 1.000.000,00

SMP           3 × Rp 350.000,00 = Rp 1.050.000,00

SMA          3 × Rp 450.000,00 = Rp 1.350.000,00

Pembagiannya :

Pemilik = 20 % = Rp 680.000,00

Pembayaran Telp, air, listrik, dan ATK = 30 % = Rp 1.020.000,00

Pembayaran Gaji guru dan karyawan = 50 % = Rp 1.700.000,00

Guru SD, SMP, SMA, dan karyawan masing-masing = 25% = Rp 425.000,00

Cara II :

Pemasukan SD = 4 × Rp 250.000,00 = Rp 1.000.000,00

Pembagiannya :

Pemilik = 20 % = Rp 200.000,00

Guru = 35% = Rp 350.000,00

Pembayaran telp, air, dan lain-lain = 30 % = Rp 300.000,00

Staf karyawan = 15 % = Rp 150.000,00

Pemasukan SMP = 3 × Rp 350.000,00 = Rp 1.050.000,00

Pembagiannya :

Pemilik = 20 % = Rp 210.000,00

Guru = 35 % = Rp 367.500,00

Pembayaran listrik, air, dan lain-lain = 30 % = Rp 315.000,00

Staf karyawan = 15 % = Rp 157.500,00

Pemasukan SMA = 3 × Rp 450.000,00 = Rp 1.350.000,00

Pembagiannya :

Pemilik = 20% = Rp 270.000,00

Guru = 35 % = Rp 472.500,00

Pembayaran telepon, listrik, dan lain-lain = 30 % = Rp 405.000,00

Staf karyawan = 15 % = Rp 202.500,00

Jadi,

–          Pemilik = Rp 680.000,00

–          Guru SD = Rp 350.000,00

–          Guru SMP = Rp 367.500,00

–          Guru SMA = Rp 472.500,00

–          Staf karyawan = Rp 410.000,00

–          Pembayaran listrik, air, dan lain-lain = Rp 1.020.000,00

Staf karyawan yang saya maksud : resepsionis, merangkap ADM, pengambilan bank soal, dan bertanggung jawab atas kebersihan tempat bimbel.

2. Jika kita memiliki dana yang besar, itu lebih mudah memperhitungkannya tergantung berapa dana yang tersedia. Dan itu tergantung pemiliknya.                                Berapa gaji guru dan karyawannya?

Untuk mendapatkan BEP dan profit membutuhkan waktu yang lama.

 Stategi Promo dan Marketing Bimbel

Pubikasi juga merupakan hal yang terpenting dalam pertama kali kita mendirikan Bimbel.

Berikut cara Publikasi :

  1. Media Brosur

–          Berikan brosur disaat para murid pulang sekolah dan bagian promosi sudah siap membagikannya di gerbang sekolah.

–          Presentasi ke sekolah. Mempresentasikan dan membagikan brosur

  1. Media Poster
  2. Spanduk
  3. Iklan
  4. Mengadakan Lomba

Misalnya mengadakan lomba matematika tingkat SD se-Pekanbaru. Dari sekolah negeri maupun swasta. Cara ini sangat mengena karena siswa yang terdaftar akan mengenal nama bimbel kita.

  1. Mengumpulkan data-data siswa dan meneleponnya untuk mencoba bimbel kita.

Proses marketing adalah proses membangun kepercayaan. Oleh karena itu, proses marketing adalah “the battle of mind”. Untuk menenangkan pikiran banyak orang kita harus sanggup memberikan bukti. Bimbel senyum akan menyatukan semua pola marketing yang telah dipergunakan oleh semua bimbel.

Tetapi metode iklan yang paling akan mengena adalah melalui M to M (mulut ke mulut). Jika kita telah berhasil membangun kepercayaan konsumen, maka kemudian konsumenlah yang menjadi alat promosi bimbel senyum, mereka akan bercerita kepada semua orang bahwa pelayanan produk dan jasa yang diberikan bimbel senyum sangat baik.

Iklan tetap akan digunakan oleh bimbel senyum untuk promosi, sebab media inilah yang kita butuhkan untuk mempertahankan pasar dan informasi produk.

Proses pemasaran yang sendiri yang akan dijalankan oleh bimbel senyum akan melibatkan proses try and error. Untuk mengetahui media manakah yang lebih efektif, kita harus melewatinya dengan proses trial and error.Jadi awalnya kita harus mencoba semuanya. Yang paling penting, apa pun medianya target pasar kita harus spseifik dan jelas.

Ada beberapa tingkatan proses sebagai indicator keberhasilan proses pemasara bimbel senyum, yaitu :

–          Custumer satisfaction

–          Experiental process

–          Emotional brand

Kebutuhan Sarana dan Prasarana Bimbel Minimal

Sarana dan peralatan yang dibutuhkan :

  1. Kursi : kursi bisa kursi biasa maupun kursi sepertikursi kuliahan
  2. Meja : Jika kita menggunakan kursi biasa, meja bisa kita gunakan. Usahakan meja yang panjang.
  3. Buku pelajaran : Untuk menekan biaya pengeluaran, usahakan membeli buku yang bekas.
  4. Komputer,printer, dan scanner : Komputer minimal 5 komputer. Komputer untuk SD,Komputer untuk SMP, Komputer untuk SMA,Komputer ADM,Komputer untuk server, untuk mengawasi kinerja para guru dalam membuat soal
  5. Bank soal : Untuk dalam waktu singkat lebih baik membeli bank soal. Jika waktu kita masih lama lebih baik kita mengetiknya dari buku.
  6. Ruangan : minimal terdapat 6 ruangan, yang terdiri dari ruang tunggu dan resepsonis, ruang SD, ruang SMP, ruang SMA, ruang guru dan rapat, dan ruang Perpustakaan dan bank soal
  7. Mesin fotocopy
  8. Mesin Scan Lembar Jawaban Komputer (LJK)
  9. Telepon
  10. Meja Resepsionis
  11. White board, spidol, penghapus,kertas, isi spidol, ordner dan alat tulis kantor lainnya.
  12. AC