Berbagai Tipe Pembelajaran Terbaik untuk Bimbel

Berbagai Tipe Pembelajaran Terbaik untuk Bimbel

Mengajar di bimbel hampir sama dengan mengajar di sekolah-sekolah. Hanya saja, jumlah siswa di dalam bimbel biasanya hanya sedikit. Di satu sisi, ini akan memudahkan guru dalam mengajar dan memberikan pengetahuan lebih efektif. Di sisi lain, diperlukan sebuah metode pembelajaran yang menyenangkan, yang bisa mengakomodasi seluruh siswa.

Seorang guru harus kreatif dan cerdas. Banyak cara agar siswa mampu memahami materi dengan mudah. Berikut ini berbagai tipe pembelajaran terbaik untuk bimbel dan bisa diaplikasikan di kelas apapun.

Pembelajaran Kontekstual

Disebut kontekstual, berarti model ini mengkaitkan materi dengan konteks kehidupan yang nyata. Dengan cara ini, siswa bisa mengetahui dan menghubungkan konsep dengan kenyataan, sekaligus menerapkannya dalam kehidupa sehari hari. Sampai di sini, metode ini masih sangat luas. Diperlukan sebuah teknik yang efektif.

Dalam praktekknya, guru harus mempersiapkan segala sarana yang memadai. Di sini, guru akan guru tidak hanya mempersiapkan hafalan, tapi juga mengatur strategi sehingga menciptakan kondisi dimana siswa bisa belajar.

Hal yang harus diperhatikan dalam mengajar dengan metode pembelajaran kontekstual adalah tingkat pengetahuan siswa, penekanan pada proses pemahaman bukan hafalan, penekanan pada praktek di lapangan secara langsung, dan pengembangan pengetahuan dari apa yang ditelah dipelajari.

Metode Bermain Peran (Role Playing)

Metode ini sudah cukup lama ditemukan dimana penekanan aplikasinya terletak pada pemecahan masalah dari diri dan lingkungannya. Dalam praktek dan tahapanya, guru diharapkan mampu memberikan dorongan dan motivasi siswanya. Setelah itu, siswa mampu menyusun tahap-tahap peran. Siapkan juga pengamat yang akan mengamati selama tahap memeranan. Setelah itu, diadakan diskusi dan evaluasi dan diakhiri dengan pengambilan keputusan.

Metode Pembelajaran Partisipatif

Penekanan metode ini terletak pada peran aktif siswa dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran. Guru, di sisi lain, hanyalah mediator dan siswa harus aktif berpartisipasi.

Teknik yang digunakan bisa beraneka ragam. Namun, prosedur umum metode ini melibatkan guru untuk mencipatakan suasana yang motivatif dan melibatkan siswa dalam menyusun kelompok, tujuan belajar, merancang pola, melakukan kegiatan belajar, hingga mengevaluasi tahapan proses belajar.

Itulah tiga metode pembelajaran yang bisa diterapkan di bimbel Anda. Metode adalah alat, dan tekniknya bisa bermacam-macam. Gambaran tahapan di atas adalah garis besar, dan praktekknya harus disesuaikan dengan materi dan kondisi siswa.